MAKASSAR | Suasana demokratis menjelang perhelatan pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) mulai terasa di Kelurahan Parang Tambung. Menyadari pentingnya proses ini sebagai pondasi kepemimpinan di tingkat lingkungan, Lurah Parang Tambung, Zulkifli Ghozali, S.Sos., mengambil langkah sigap dengan menyerukan imbauan kepada seluruh warganya untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

iklan

Saat di Wawancara melalui pesan WhatsApp Selasa (2/12/2025) Siang oleh Awak media ia menekankan bahwa pemilihan RT/RW adalah momen krusial untuk memilih pemimpin yang akan membawa perubahan positif.

“Pemilihan RT/RW adalah pesta demokrasi kita yang paling dekat dan paling menentukan kualitas lingkungan. Kita boleh berbeda pilihan, namun persatuan dan kerukunan warga harus tetap di atas segalanya,” tegas Lurah Zulkifli.

Ia menggarisbawahi bahwa dinamika dan perbedaan pendapat dalam proses pemilihan adalah hal yang wajar, namun tidak boleh menjadi pemicu perpecahan atau gangguan keamanan.

Lurah secara khusus meminta warga untuk Menjaga Sportivitas, Mendorong setiap calon dan pendukung untuk bersaing secara sehat, menghindari kampanye hitam, fitnah, dan provokasi yang dapat memicu konflik.

Melaporkan Hal Mencurigakan kepada petugas Bhabinkamtibmas, Babinsa, atau kantor kelurahan jika menemukan indikasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Menghormati Proses, Menerima dan menghormati hasil pemilihan yang sah sebagai cerminan dari kehendak mayoritas warga.

Lurah Zulkifli juga mengingatkan bahwa ketertiban dan keamanan bukanlah semata tugas aparat, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat Parang Tambung.

Dengan sinergi yang kuat antara warga, calon, dan aparat kelurahan, ia optimis bahwa proses pemilihan RT/RW di Parang Tambung akan berjalan dengan aman, damai, dan menghasilkan pemimpin yang berintegritas.

“Mengenai Daftar Pemilih Tetap:
Kami lakukan Sesuai Juknis dan Perwali 20 Tahun 2025 dan kendala kami dilapangan dikarenakan PJ dalam hal ini pendata sudah melakukan pendataan secara Masif sampai tanggal 27 November 2025 jam 23.59 Wita dan juga Memang dalam pendataan kami menghadapi berbagai rintangan diantaranya rumah yang didatangi Kosong, tidak menemukan waktu didata, menolak karena takut disalah gunakan untuk pinjol, menolak didata karena takut di salah gunakan.” Tambahnya.

“Mari kita jadikan momentum pemilihan ini sebagai bukti kedewasaan berdemokrasi kita. Pilihlah dengan bijak, jaga persatuan, dan pastikan Parang Tambung tetap menjadi lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis,” tutupnya.